Penjajah Jaman
Seperti ini rupa kau?
Muka dekil,
lusuh, badan kering keronta.
Membungkuk
dalam lemah penuh sesal,
Bagai daun
remuk tertampar angin.
Aku
bertanya...
Dimana mahkota
hina yang kau pernah bicara?
Dan mana
kepingan laknat yang kau pernah megah?
Pernakah kau
renungkan?
Sudah benarkah jiwamu;
kemana saja jiwa terkutuk itu menilik serpihan dosa busukmu;
ingat di
mana awal kaki bobrok itu menapak.
Tengoklah
wanita renta bermuka mjuram nan lusuh,
Tengah
nerintih di balik sujudnya.
Sadarkah kau
atas apa yang tengah ia rintihkan selama ini?
Sudah lupakah
kau saat kedua mata bak berlian itu tertutup selamanya?
Apa yang akan
kau lakukan selepas ini?
Mulut sudah
sobek oleh dusta, telinga parau karena nista.
Kemana kaki
butut itu akan melangkah?
Berjalan di
atas pundi-pundi terang atau diam di atas kebodohan?
Selamat,
Kita akan bertemu di akhir waktumu.
Puisi oleh: Kartika Sari
Ditulis pada: tahun 2018
.png)
Komentar
Posting Komentar